English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Agustus 2010

Lyon Dapatkan Gourcuff


Lyon mencapai kesepakatan dengan
Bordeaux untuk mendapatkan playmaker Yoann Gourcuff. Transfer ini dikabarkan bernilai 22 juta euro.

"Olympique Lyonnais dan Girondins de Bordeaux telah mencapai kesepakatan atas transfer permanen Yoann Gourcuff," demikian pernyataan di situs resmi Lyon

Tes medis dan penandatanganan kontrak,
yang dijadwalkan bakal berlangsung pada pekan ini, jadi tahap terakhir yang harus dilalui Gourcuff untuk meresmikan kepindahannya ke Stade de Gerland.

Berdasarkan Presiden Lyon, Jean-Michel Aulas, Gourcuff tertarik bergabung dengan Cris cs. lantaran ia ingin kembali merasakan atmosfer Liga Champion, hal yang tidak mampu ditawarkan Bordeaux di musim ini.

"Yoan ingin bermain di Lyon dan berpartisipasi di Liga Champion," kata Aulas kepada RMC.

Lyon harus mengeluarkan 22 juta euro untuk mengakuisisi pemain berusia 24 tahun ini. Namun, berasarkan kesepakatan transfer, Lyon bisa mencicil sebanyak tiga kali hingga Desember 2012 untuk melunasi jumlah tersebut. Sebagai tambahan, Bordeaux juga berkesempatan mendapatkan tambahan uang senilai 4,5 juta euro, tergantung besarnya transfer, jika kelak Lyon menjual Gourcuff.

Akuisis ini dijadikan Lyon sebagai salah satu upaya untuk mengembalikan pamor mereka di Ligue 1. Meski masih memiliki skuad yang paling mumpuni di Prancis, Les Gones sudah dua musim kering titel. Bahkan, dari tiga laga musim ini, anak asuh Calude Puel tercecer di peringkat 10 dengan catatan masing-masing sekali menang, seri, dan kalah.

Sumber: Bolanews.com
READ MORE - Lyon Dapatkan Gourcuff

Manchester City Benamkan Liverpool


Kendati tidak mencetak gol, Milner tetap menjadi otak permainan City.

Perjalanan Liverpool pada awal Liga Primer Inggris 2010/11 masih belum memperlihatkan hasil memuaskan setelah menelan kekalahan telak 3-0 dari Manchester City di Stadion City of Manchester.

Kekalahan ini membuat Liverpool semakin terbenam di papan bawah klasemen sementara dengan nilai satu, dan berada di peringkat 18. Sedangkan City naik ke posisi keempat dengan nilai empat.

Dalam pertandingan ini, James Milner mendapat kesempatan menjalani debutnya bersama City. Sedangkan striker David Silva hanya memanaskan bangku cadangan, dan ujung tombak anyar Mario Balotelli absen karena cedera lutut.

Sebaliknya Liverpool tidak diperkuat Javier Mascherano yang kabarnya menolak dimainkan di pertandingan ini, setelah manajemen klub menolak pinangan Barcelona.

Kedua tim memperagakan permainan menyerang sejak pluit kick-off ditiupkan wasit. Namun, City berhasil unggul lebih dulu melalui tendangan kaki kiri Gareth Bary pada menit ke-13 usai menerima umpan matang dari Milner.

Selepas gol itu, City semakin memberikan tekanan di pertahanan Liverpool. City tidak percuma membeli Milner, karena penetrasi mantan pemain Aston Villa itu membuat pertahanan Liverpool kerja keras menghalau serangan.

Liverpool mulai memberikan perlawanan terhadap permainan agresif City selepas menit ke-30. Namun solidnya pertahanan tuan rumah membuat pemain The Reds mengalami kesulitan untuk menembus lini belakang lawan.

Selain itu, buruknya penyelesaian akhir semakin membuat Liverpool kesulitan untuk mengejar ketertinggalan. Hingga babak pertama usai, City masih mampu mempertahankan keunggulan mereka.

Di babak kedua, City langsung memberikan tekanan. Kerja sama Milner dengan Carlos Tevez di awal laga membuat pertahanan Liverpool jatuh bangun. Hasilnya, Tevez memperbesar keunggulan City usai menaklukkan Pepe Reina pada menit ke-53 hasil kreasi serangan Milner.

Liverpool memberikan respon setelah tertinggal dua gol. Empat menit kemudian, tim tamu nyaris menyamakan kedudukan. Tapi tendangan Steven Gerrard masih membentur mistar gawang.

Pada momen ini, Joe Hart memperlihatkan kebolehannya di bawah mistar City. Setelah tendangan Gerrard membentur tiang gawang, bola jatuh di kaki David Ngog. Hart berhasil menepis bola tersebut yang justru jatuh di kaki Fernando Torres. Lagi-lagi Hart mampu menggagalkan upaya Torres.

Di saat bernafsu mengejar ketertinggalan, gawang Liverpool justru kebobolan lagi. Kali ini melalui tendangan penalti Tevez pada menit ke-68. Hadiah penalti diberikan wasit setelah Martin Skrtel melanggar Adam Johnson di kotak terlarang.

Kendati sudah unggul tiga gol, City tidak mengendurkan serangan mereka. Sebaliknya, Liverpool juga tak menemukan bentuk permainan mereka. Namun hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol yang didapat kedua tim, sehingga City akhirnya memetik kemenangan 3-0.

Sumber : Goal.com
READ MORE - Manchester City Benamkan Liverpool

Sergio Ramos Dan Khedira Disiapkan Jadi Kiper Cadangan


Pelatih Jose Mourinho menyiapkan Sergio Ramos dan Sami Khedira sebagai kiper cadangan untuk skuad Real Madrid.

Real Madrid memiliki Iker Casillas sebagai kiper utama dan Jerzy Dudek sebagai pelapis. Namun jika kedua pemain itu tak bisa dimainkan, sergio Ramos atau Sami Khedira akan diposisikan sebagai penjaga gawang darurat.

Hal itu ditegaskan pelatih Jose Mourinho bila mana ada skenario yang memaksanya tak bisa menurunkan dua kiper utamanya itu.

"Kami sudah tahu siapa yang nantinya akan menjadi penjaga gawang jika kedua kiper kami absen. Posisi itu nantinya akan diberikan kepada Sergio Ramos atau Khedira," katanya, Selasa (24/8).

Jose Mourinho tak main-main dengan hal ini. Ditegaskannya, kedua pemain itu sudah mendapat pelatihan khusus untuk menjadi kiper.

"Kami berlatih dan sampai pada kesimpulan untuk keputusan ini. Tanpa pilihan kiper sudah pernah kami alami dan mungkin akan terjadi di masa mendatang. Sekarang, setiap minggu, Khedira dan Sergio Ramos akan berlatih di bawah mistar gawang untuk berjaga-jaga," tandasnya.

Sumber: Goal.com
READ MORE - Sergio Ramos Dan Khedira Disiapkan Jadi Kiper Cadangan

Senin, 23 Agustus 2010

Ferguson Tutup Pintu Buat Van Der Vaart


Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson akhirnya angkat bicara terkait transfer Rafael van der Vaart.

Menurut Sport, gelandang serang Real Madrid Rafael van der Vaart yang menolak kabar tentang kepindahannya ke Manchester United, akhirnya membuat Sir Alex Ferguson ikut angkat bicara. Ferguson mengungkapkan jika pintu bagi kedatangan Van der Vaart ke Old Trafford kini sudah tertutup.

Real Madrid ingin melakukan penyesuaian terhadap jumlah pemain lini tengahnya dan Van der Vaart adalah salah satu pemain lini tengah yang siap dilepas oleh Madrid.

“Semua posisi telah terisi dan skuad kami telah lengkap,” ungkap Sir Alex.

Van der Vaart sendiri pernah mengungkapkan ingin tetap bersama Los Blancos dan siap bersaing dengan pemain tengah lainnya memperebutkan tempat di bawah kepelatihan Jose Mourinho dan juru bicara Van der Vaart, Robert Geerling juga menegaskan, jika tidak ada bukti jika pemain asal Belanda ini akan meninggalkan Madrid.

“Tidak seorang pun di Real Madrid yang mengatakan jika Rafael harus pergi. Ini sama dengan kompetisi musim lalu.Dia berhasil menjadi pilihan pertama dan dia cukup tangguh untuk kembali mengulang sejarah.”

Sumber : Goal.com
READ MORE - Ferguson Tutup Pintu Buat Van Der Vaart

Boyong Pemain Muda Ajax, United Diperkarakan


Manchester United akan diperkarakan Ajax Amsterdam ke FIFA karena dinilai menggaet pemain muda mereka dengan cara ilegal.

Ajax Amsterdam dilaporkan akan mengajukan protes kepada FIFA mengenai langkah Manchester United untuk menggaet salah satu pemin muda mereka, Gyliano Van Velzen.

Pemain di bawah usia 16 tahun itu pindah ke United setelah memutuskan untuk mengakhiri masa 'sekolah sepakbolanya' di Ajax dan setuju untuk pindah ke Manchester United.

Dilaporkan Guardian, Senin (23/8), kepindahan itu membuat Ajax terkejut dan kecewa. Pihak Ajax pun meminta penjelasan kepada United secara tertulis.

Dalam surat mereka, Ajax uga meminta chiex executive Manchester United David Gill untuk memberikan kompensasi dan juga mempelajari opsi lain yang bisa diambil jika permohonan mereka ditolak United, termasuk memperkarakan United ke FIFA.

Untuk opsi terakhir, jurubicara Manchester United menyatakan Ajax tidak memiliki dasar yang kuat krena Van Velzen ditarik dengan cara yang legal, dan dalam pandang Unirted, pemain tersebut belum diikat kontrak secara profesional oleh Ajax, yang artinya ia berstatus pemain bebas.

Sumber :Goal.com
READ MORE - Boyong Pemain Muda Ajax, United Diperkarakan

Dramatis, Hangeland Paksa United Bermain Imbang


Paul Scholes mencetak gol ke-150 sepanjang karirnya di Manchester United.

Manchester United harus puas membawa pulang satu angka setelah gol di menit-menit terakhir yang dilakukan pemain Fulham Brede Paulsen Hangeland memaksa pertandingan berakhir imbang 2-2 di Stadion Craven Cottage.

Pertandingan ini berlangsung dramatis. Pasalnya, Hangeland sempat memberikan United keunggulan enam menit sebelum pertandingan berakhir. Namun, Hangeland membayar kesalahannya itu lewat gol yang dilesakkannya satu menit sebelum laga usai.

Walau hanya mendulang satu angka, United tetap berada di peringkat tiga klasemen sementara dengan nilai empat. Namun mereka tertinggal dua angka dari Chelsea yang mengumpulkan poin enam.

Laga ini juga menjadi istimewa bagi Paul Scholes. Gelandang veteran United tersebut mencetak gol yang ke-150 bagi Setan Merah sepanjang karirnya.

Dalam pertandingan ini, United mengambil inisiatif serangan kendati berstatus sebagai tim tamu. Aliran serangan ditujukan kepada duet striker Javier Hernandez dan Dimitar Berbatov. Sedangkan Fulham lebih sering melakukan serangan balik yang cukup berbahaya.

Serangan gencar yang dilakukan ke pertahanan Fulham membuat United mendapatkan peluang emas. Namun tendangan voli yang dilepaskan Berbatov masih berhasil ditepis David Stockdale.

United akhirnya unggul lebih dulu pada menit ke-11 melalui tendangan keras Scholes. Gol ini berawal dari umpan manis Berbatov kepada pemain veteran itu yang menyelesaikannya dengan baik dari jarak sekitar 20 meter.

Kendati tertinggal satu gol, Fulham tidak mau menyerah begitu saja. The Cottagers langsung memberikan respon dengan menekan pertahanan United. Sontekan Bobby Zamora kepada Simon Davies memberikan peluang bagi Fulham. Namun tendangan Davies masih melebar dari gawang.

United pun tak mau ketinggalan dalam menghadirkan ancaman di pertahanan Fulham. Setidaknya Setan Merah mendapatkan peluang melalui Hernandez dan Berbatov. Namun peluang itu terbuang percuma.

Sekalipun mendapat tekanan hebat, Fulham membalasnya melalui serangan balik. Peluang emas sempat didapat Dickson Etuhu ketika bola tendangannya mental dari sergapan Edwin van der Sar. Bola muntah kembali disambar Etuhu, tapi Van der Saar yang masih dalam posisi terjatuh sempat menepis bola melewati mistar gawang.

Di babak kedua, Fulham yang mencoba melakukan tekanan untuk menyamakan kedudukan berhasil menjebol gawang United. Gol ini bermula dari kerja sama Damien Duff dan Zamora. Bola kemudian diberikan kepada Simon Davies yang langsung melesakkannya ke gawang Van der Sar.

Di saat kedua tim mulai kehabisan bensin, United mendapat keberuntungan untuk kembali unggul enam menit sebelum laga berakhir. Berawal dari sepak pojok Ryan Giggs, bola mengenai lutut Hangeland, sehingga mengarahkan si kulit bundar ke gawang Fulham.

United nyaris memperbesar keunggulan dua menit berselang setelah mendapatkan hadiah penalti atas pelanggaran handball yang dilakukan Duff. Namun, tendangan lemah Nani mudah digagalkan Stockdale.

Di saat tim tamu sudah memperkirakan bakal meraih kemenangan, Hangeland menghadirkan bencana di kubu United. Seakan ingin membayar kesalahan yang telah dilakukannya, sundulan Hangeland pun membuat United harus puas meraih hasil imbang satu menit sebelum laga berakhir.

Sumber : Goal.com
READ MORE - Dramatis, Hangeland Paksa United Bermain Imbang

Arsenal Dekati Duo Ajax


Arsenal menginginkan Maarten Stekelenburg dan Jan Vertonghen dalam paket transfer sebesar £22 juta.

Selain menginginkan Maarten Stekelenburg, Arsenal juga menginginkan bek Ajax Amsterdam, Jan Vertonghen.

Kabar ketertarikan Arsenal terhadap Stekelenburg bukan cerita baru. Pencarian Arsene Wenger akan seorang penjaga gawang memang belum tuntas. Serangkaian nama mengapung, mulai dari Gianluigi Buffon, Federico Marchetti, hingga Mark Schwarzer. Tapi, hingga kini belum ada sosok kiper baru yang direkrut Wenger.

Menurut Caughtoffside, ketertarikan tersebut ditambah dengan rekan setim Stekelenburg, Vertonghen. Arsenal juga masih mencari pemain belakang yang dapat memperkokoh tim sekaligus mendampingi Thomas Vermaelen. Kebetulan, Vermaelen eks pemain Ajax yang pernah bermain bersama Vertonghen. Keduanya juga bahu-membahu di timnas Belgia.

Untuk mendapatkan keduanya, Arsenal menyiapkan paket penawaran sebesar £22 juta. Dalam laman resmi klub beberapa hari lalu, Wenger mengakui masih mencari tambahan pemain sebelum bursa transfer musim panas menemui tenggat.

Sumber : Goal.com
READ MORE - Arsenal Dekati Duo Ajax

Minggu, 22 Agustus 2010

Liga Italia Kelihangan Pesona


Kompetisi sepak bola Liga Italia Seri A sebelumnya adalah raksasa dalam kancah Eropa, memiliki klub terkaya di dunia, serta para pemain bintang dengan bayaran tertinggi pula.

Namun secara perlahan, dominasi Liga Seri A mulai digeser oleh Liga Utama Inggris (Primier League) atau Liga Spanyol (La Liga). Liga Italia pun sekarang mulai kesulitan untuk mendapatkan pemain bintang dari luar negeri.

Semua memberikan dampak terhadap pemain lokal karena negeri tersebut juga kesulitan untuk mendapatkan pemain berbakat yang sebelumnya hampir tidak pernah kekurangan sumbernya.

Kebanggaan yang tersisa bukan lagi pemain berbakat, tapi justru pelatih, seperti Marcello Lippi yang mengantar Italia ke tangga juara Piala Dunia 2006 dan sekarang justru jadi pengangguran.

Pelatih lainnya adalah Fabio Capello, mantan pelatih legendaris AC Milan yang sudah menikmati sukses di Italia, Spanyol, dan sekarang dipercaya sebagai pelatih tim nasional Inggris.

Juga ada pelatih hebat lainnya, yaitu Giovanni Trappatoni yang pernah membawa Juventus ke puncak kejayaan di Liga Seri A, dan sekarang berlabuh di Republik Irlandia sebagai pelatih nasional negara itu.

Saat ini para pelatih Italia justru menuai sukses di negeri orang, bukan di negeri sendiri. Contohnya adalah Carlo Ancelotti di Chelsea dan Roberto Mancini (Manchester City). Pelatih Italia lainnya, yaitu Luciano Spalletti sukses mengantar Zenit St Petersburg ke tangga juara Rusia.

Hampir semua pelatih yang pernah membawa klub mereka merajai Liga Italia Seri A, sekarang justru tidak lagi bekerja di Italia.

Dunia sepak bola Italia harus menerima kenyataan bahwa kompetisi sepak bola Liga Italia Seri yang dulunya begitu mempesona dan menyedot perhatian dan akan bergulir minggu depan, tidak akan menghadirkan satu pun pelatih yang pernah mengantar klub mereka ke tangga juara.

Prestasi terbaik Massimiliano Allegri, yang sekarang melatih AC Milan, hanyalah nyaris mengantar klub kecil Cagliari ke kualifikasi kompetisi Eropa.

Luigi Delneri yang melatih Juventus, sempat menikmati saat-saat menyenangkan musim lalu saat mengantar Sampdoria ke peringkat keempat dan lolos ke Liga Champions.

Claudiro Ranieri, pelatih AS Roma, sebelumnya menikmati karir yang penuh warna di Fiorentina, Chelsea, Valencia dan Juventus. Prestasi tertinggi Ranieri adalah membawa Valenia meraih gelar juara Piala Spanyol dan memberikan gelar Piala Italia untuk Fiorentina.

Satu-satunya pelatih di Seri A saat ini yang sudah banyak memberi gelar juara adalah Rafael Benitez, pelatih baru Inter Milan. Tapi sukses Benitez diraih saat ia melatih di Spanyol dan Inggris, sementara kancah Seri A, ia sama sekali pendatang baru.

Melihat para pelatih yang akan bersaing di Seri A, juara bertahan Inter Milan memiliki keuntungan lebih dibandingkan tim lain karena satu-satunya yang memiliki pelatih dengan sejarah sukses yang lebih lengkap.

Cerita sukses Benitez adalah saat ia menangani klub Spanyol Valenia dan klub Inggris Liverpool.

Selama lima musim kompetisi dari 2001-2006, Benitez berhasil meraih gelar juara Liga Champions, Piala UEFA, dua gelar juara Liga Spanyol, serta gelar juara Piala FA.

Meski Benitez menjadi bintang sebagai pelatih impor, sinarnya justru sedang meredup dalam beberapa tahun terakhir di Inggris.

Kompetisi Italia Seri A tidak lagi bisa menarik pemain terbaik dari luar negeri, mereka juga tidak lagi menjadi tempat menarik bagi pelatih pilihan.

Kedatangan Benitez ke pentas Liga Italia sebenarnya lebih banyak karena hengkangnya Jose Mourinho ke klub papan atas dunia, Real Madrid.

Keputusan para pelatih papan atas seperti Trappattoni, Lippi, Capello, Ancelotti atau bahkan Mourinho untuk meninggalkan Italia, bisa jadi karena kekhawatiran akibat hengkang pemain bintang seperti Kaka, Zlatan Ibrahimovich, serta Mario Balotellipemain muda yang sedang bersinar. Mereka semua hengkang hanya dalam waktu 12 bulan terakhir.

Secara perlahan, kompetisi liga sepak bola di Italia yang sebelumnya menjadi magnet bagi pemain maupun pelatih kelas dunia, mulai kehilangan pesonanya.

Sumber : http://www.mediaindonesia.com
READ MORE - Liga Italia Kelihangan Pesona

Sejarah dan Arti Kapal Pada Logo Manchester United


Logo Manchester United (MU) memang paling tidak sudah berganti tiga kali sejak tahun 1960-an. Uniknya, dari semua logo itu, selalu ada gambar kapal di bagian puncaknya. Gambar kapal dengan empat layar itu menggambarkan Kanal Manchester, jalan air yang dibangun untuk membebaskan kota Manchester dari ketergantungan pada pelabuhan Liverpool.Sejak pertengahan abad ke-19, Manchester tumbuh pesat sebagai kota industri. Populasinya melonjak dari 322.000 jiwa pada 1801 menjadi lebih dari sejuta jiwa dalam 50 tahun. Perkembangan pesat Manchester tidak hanya disokong oleh industri katun Lancashire, tapi juga perkembangan industri manufaktur, permesinan dan tekstil.
Tak punya pelabuhan laut membuat aktivitas ekspor-impor Manchester harus dialirkan melalui rel kereta api atau jalan darat menuju pelabuhan Liverpool. Kota Manchester akhirnya memutuskan untuk membangun sendiri dermaga yang punya akses langsung ke laut. Maka, pada tahun 1887 hingga 1894 dengan biaya mencapai 15 juta poundsterling, dibangunlah Kanal Manchester yang panjangnya mencapai 58 kilometer.
Sejak saat itu, penduduk Manchester merasakan kemakmuran karna dibangunya dermaga dan kanal tersebut. Bahkan, sejak saat itu pula lambang dewan kota Manchester diubah, ditambahi kapal layar megah yang sedang melaju di Kanal Manchester. Lambang klub sepak bola Manchester United pun yang dihiasi kapal berlayar empat hampir dipastikan terinspirasi oleh kejayaan kota manchester yang berubah menjadi kota yang maju sejak dibukanya kanal dan dermaga di kota tersebut.

Sumber : http://jelajahunik.blogspot.com
READ MORE - Sejarah dan Arti Kapal Pada Logo Manchester United

Sabtu, 21 Agustus 2010

FULHAM v MAN UNITED (Matchday 2)


Siaran langsung TPI pukul 23.00 Wib

MANCHESTER -- Selama 45 tahun Craven Cottage menjadi kandang yang ramah bagi Manchester United. Sebelum semua terhenti dalam dua musim terakhir. Dalam dua kali lawatan ke markas Fulham tersebut, Setan Merah, julukan United, selalu pulang dengan kekalahan 0-2 dan 0-3.
Hasil inilah yang mengusik manajer Sir Alex Ferguson saat dia kembali memboyong pasukannya ke Craven Cottage malam ini Wita. Dua kekalahan sebelumnya tak lepas dari kesialan yang mendera mereka.

Pada 21 Maret 2009, Paul Scholes dan Wayne Rooney diusir keluar. Bermain dengan sembilan orang membuat United tak bisa memberi perlawanan. Sementara musim lalu, deraan cedera beruntun di lini belakang membuat pertahanan Setan Merah begitu mudah ditembus. Duet dadakan di jantung pertahanan; Michael Carrick dan Darren Fletcher hanya mampu bertahan di 20 menit pertama. Setelah itu tiga gol begitu leluasa menembus jala United.

“Semoga kesialan dua musim terakhir tak terulang. Untuk menang di Craven Cottage dibutuhkan materi lengkap yang berada dalam kondisi bugar,” ujar Fergie, sapaan Ferguson, seperti dikutip Manchester Evening News, Sabtu, 21 Agustus.

Kondisi United musim ini memang lebih baik. Setelah menghajar Newcastle United, 3-0 pada laga pembuka 16 Agustus lalu, tak ada pemain yang bermasalah dengan cedera.
Rio Ferdinand memang sudah direlakan absen satu bulan karena cedera lutut. Kabar baik datang dari Anderson yang mulai pulih, meski tetap belum bisa dimainkan malam nanti.

Fergie justru sedikit dipusingkan menentukan pilihan di lini depan. Wayne Rooney masih “puasa gol” dalam 13 laga terakhir. Namun, Fergie yakin ketajaman bomber utamanya ini akan segera kembali. “Tak ada yang salah dengan Wayne (Rooney). Masih banyak kesempatan untuk mencetak gol musim ini,” sebutnya.

Karena satu tempat sudah diisi Rooney, Fergie lebih memilih Dimitar Berbatov sebagai tandem. Skenario jika lini depan kembali buntu, rising star Javier “Chicharito” Hernadez masih akan memulai pertandingan dari bangku cadangan. Pasalnya, dengan penampilan eksplosif Berba selama laga pra musim hingga pembuka Premier League, sayang bagi Fergie untuk meninggalkan striker asal Bulgaria berusia 30 tahun tersebut.

Dari kubu tuan rumah, setelah hanya bermain tanpa gol dengan Bolton di laga pembuka, pasukan Mark Hughes mencoba meraih poin perdana di kandang sendiri. Hughes, mantan penggawa United, akan melakoni debutnya bersama Fulham di kandang sendiri. Sebelumnya dia menjadi arsitek klub asal Manchester lainnya, Manchester City.

Rekor Hughes sebagai manajer setiap kali menghadapi mantan timnya itu tak pernah mulus. Selalu kalah dalam tiga pertemuan, termasuk agregat 4-3 di semifinal Carling Cup musim lalu.
Jelang duel, Hughes masih dipusingkan dengan cedera kiper utama, Mark Schwarzer. Absen saat bersua Bolton, kiper asal Australia tersebut diharapkan tampil malam nanti.

Sumber : http://bola.fajar.co.id
READ MORE - FULHAM v MAN UNITED (Matchday 2)

Wigan Jadi Korban Chelsea Berikutnya


Skor tetap sama seperti pekan lalu: 6-0. Kali ini, tuan rumah Wigan Athletic yang ditelan juara bertahan Liga Primer Inggris, Chelsea.

Wigan Athletic tak berdaya. Stadion DW yang melompong menjadi saksi ketidakmampuan tuan rumah menghadang juara bertahan Liga Primer Inggris Chelsea. Pada pekan kedua lanjutan Liga Primer, Wigan harus mengakui keunggulan Chelsea dengan enam gol tanpa balas.

Awalnya, Wigan bisa mengimbangi penampilan Chelsea melalui kedua sayap. Baik Maynor Figueora maupun Ronnie Stam mampu membuat Chelsea tak leluasa melancarkan serangan lewat pinggir lapangan.

Meski demikian, Wigan kesulitan mengancam gawang Petr Cech. Tuan rumah hanya bisa menyulitkan Cech dari jarak jauh. Memasuki menit 20-an, sebuah tendangan keras Figueroa dapat dihalau Cech di samping gawang. Begitu juga tendangan bebas Hugo Rodallega yang bisa dijinakkan Cech beberapa menit berselang.

Kematangan teknik Chelsea akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-34. Lewat kombinasi apik Florent Malouda dan Didier Drogba, Ashley Cole terlepas di sektor kanan pertahanan Wigan. Umpan diberikan kepada Frank Lampard dan dengan sentuhan, kiper Chris Kirkland hampir terkecoh. Tangan Kirkland masih dapat menggapai bola, tapi bola muntah langsung disambar Malouda yang menyeruak masuk kotak penalti ke gawang kosong.

Ada andil Charles N'Zogbia dalam kebobolan ini. Pemain yang baru saja didenda akibat mangkir latihan dan bertanding itu terpeleset saat mengawal pergerakan Cole. Secara keseluruhan, N'Zogbia tidak dapat dikatakan tampil baik.

Chelsea kian tak tertahan pada babak kedua. Baru tiga menit pertandingan berjalan, John Obi Mikel memberikan umpan panjang ke arah Nicolas Anelka. Tanpa mengendalikan bola, Anelka melepaskan tendangan terukur ke sudut tiang jauh Kirkland untuk menciptakan gol kedua Chelsea.

Empat menit berselang, Anelka menambah pundi-pundi golnya. Pertahanan sayap Wigan sudah goyah. Malouda melepaskan umpan lambung ke arah tiang jauh. Di sana Drogba datang menyambut. Rupanya Drogba tidak langsung melesakkan bola tapi memantulkan bola ke arah Anelka yang menunggu di muka gawang. Tanpa pengawasan berarti dari duet bek Antolin Alcaraz dan Steve Gohouri, Anelka menceploskan bola karena Kirkland sudah salah posisi.

Anelka merayakan gol keduanya dengan selebrasi tangan disilangkan ke punggung selayaknya seorang kriminal. Pemain Prancis berusia 31 tahun ini memang baru saja didera sanksi berat dari federasi sepakbola negaranya akibat pertikaian di Piala Dunia 2010 lalu.

Wigan mencoba membalas. Mauro Boselli mencetak gol pada menit ke-62. Berawal dari tendangan gelandang asal Irlandia, Jamie McCarthy, yang terus mengancam sepanjang laga, bola menghantam kaki Alex dan membentur tiang gawang Cech. Tanpa pengawalan, Boselli menyambar bola muntah. Namun, gol debut Boselli dianulir akibat sudah dalam posisi off-side.

Dua menit kemudian, Boselli memperoleh peluang bersih. Umpan silang Figueroa disambutnya dengan sebuah sundulan. Sayangnya, Cech berada dalam posisi yang tepat untuk mengamankan bola.

Pertandingan tetap berada di bawah kendali Chelsea. Unggul tiga gol Chelsea kian leluasa mengembangkan pergerakan melalui sektor sayap. Tak tampak lagi perlawanan ketat yang disuguhkan Wigan.

Menit 78, Chelsea menambah gol melalui kombinasi Pantai Gading. Mohamed Diame salah memberikan umpan di lapangan tengah sehingga dengan satu kali sentuhan Drogba melesat menembus pertahanan Wigan. Tinggal berhadapan dengan Kirkland, Drogba memberikan umpan mendatar ke arah Salomon Kalou. Bola kembali disasar menghujam gawang kosong. Kalou baru masuk tujuh menit sebelumnya menggantikan Malouda.

Hingga akhir pertandingan, Wigan menderita kerugian tambahan. Pertama, Figueroa harus mengakhiri penampilan karena cedera pada menit ke-84 dan harus ditandu keluar lapangan. Kedua, para pemain Chelsea menyempurnakan kemenangan dengan dua gol tambahan.

Persis seperti skema gol-gol terdahulu, dua gol yang diciptakan di ujung pertandingan tercipta melalui sektor sayap. Drogba kembali memberikan assist terciptanya gol sundulan Kalou pada menit ke-90. Dua menit berselang, dari sebuah umpan panjang yang ditujukan ke sektor sayap, Paulo Ferreira memberikan umpan manis kepada Yossi Benayoun. Tanpa kesalahan, pemain internasional Israel ini pun mengukir gol debutnya untuk Chelsea. Skor akhir 6-0 untuk sang juara bertahan.

Pekerjaan rumah berat masih menanti Roberto Martinez karena Wigan mengalami awal musim yang buruk. Dalam dua laga pertamanya, Wigan menelan dua kekalahan dengan sepuluh kebobolan. Tambah lagi, Wigan belum melesakkan satu gol pun.

Sumber:http://www.goal.com/id-ID/
READ MORE - Wigan Jadi Korban Chelsea Berikutnya

Arsenal Bantai Blackpool



Arsenal membantai klub promosi, Blackpool, dengan skor yang meyakinkan, 6-0, di Emirates Stadium, Sabtu (21/8) malam WIB.

Menjamu klub promosi, Blackpool, di kandang sendiri, ternyata tidak terlalu menyulitkan Arsenal. Buktinya The Young Gunners mampu mendominasi permainan tanpa mengalami kendala yang berarti.

Tidak hanya mendominasi pertandinga, Arsenal juga mampu unggul cepat atas Blackpool di menit ke-12 melalui gol yang diciptakan Theo Walcott. Gl itu diciptakan Walcoot memanfaatkan umpan dari Andrei Arshavin ke dalam kotak penalti.
Keadaanpun makin menguntungkan Arsenal setelah KIan Evatt di kartu merah di menit ke 30 karena menekel chamakh di dalam kotak penalti. Arshavin yang menjadi algojo menyelesaikan tugasnya dengan baik.Skor berubah 2-0.

Tidak lama berselang Arsenal kembali unggul melalui gol yang diciptakan Walcott di menit ke 30. Gol itu ia ciptakan memanfaatkan operan Jack Wilshare ke kotak penalti Blackpool. Walcot, yang berada di depan kotak penalti Blackpool menyelesaikannya dengan tenang dan sempurna. Skor berubah menjadi 3-0.

Kondisi di babak kedua-pun tidak berubah bagi Arsenal. Babak kedua baru berlangsung empat menit, Arsenal langgsung menambah keunggulannya menjadi 4-0. Gol ke empat Arsenal itu diciptakan oleh Abou Diaby melalui sepakan keras mendatar ke sisi kiri gawang Matthew Gilks memanfaatkan umpan mendatar dari Bacary Sagna dari sisi kanan kotak penalti.

Walcott menciptalan hatrick dimenit ke 58 memanfaatkan umpan mendatar Diaby ke dalam kotak penalti Blackpool.

Pada pertandingan ini Marouane Chamakh juga tidak lupa mencetak gol pertamanya di Liga Inggris. Gol keenam Arsenal itu dicetak Chamakh di menit 82 memyambut sepak pojok dari Robin van Persie. Skor 6-0 pun bertahan hingga akhir pertandingan.



Arsenal: Manuel Almunia, Thomas Vermaelen, Alex Song, Gaël Clichy, Bacary Sagna, Abou Diaby (Cesc Fábregas 62'), Jack Wilshere, Tomas Rosicky, Andrei Arshavin (Robin Van Persie 62'), Marouane Chamakh, Theo Walcott (Carlos Vela 66').

Blackpool: Matthew Gilks, Ian Evatt, Craig Cathcart, Stephen Crainey, Alex Baptiste, Ludovic Sylvestre (Dekel Keinan 37'), Charlie Adam, David Vaughan, Gary Taylor-Fletcher (Ishmel Demontagnac 57'), Marlon Harewood (Brett Ormerod 57'), Eliot Grandin.

Sumber: BOLANEWS.COM
READ MORE - Arsenal Bantai Blackpool