English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 September 2011

Nick Vujicic, No Arms, No Legs, No Worries!

Tiada gading yang tak retak, tak ada manusia yang sempurna. Ya, seperti kata pepatah barusan menjelaskan bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Sesempurna apapun manusia itu pasti dia mempunyai kekurangan. Tapi, jangan karna kekurangan itu membuat kalian jadi minder atau menjadikannya alasan untuk gagal, tapi jadikanlah kekurangan kalian itu sebagai kelebihan kalian yang tidak dipunyai oleh orang lain.

Nah, saya mempunyai contohnya. Namanya adalah Nick Vujicic, dengan segala kekurangannya dia justru dapat membuat banyak orang termotivasi/terinspirasi. Nih, ada ada vidionya.

Sayang gak ada subtitlenya ya, tapi ngerti gak dia ngomong apa? :D gini, karna saya juga gak mungkin nulis semua yang dia omongin (karna saya juga gak tau semua yang dia omongin :p), jadi intinya aja ya. Jadi, dia tuh bilang pernah gak kalian merasa jatuh dan merasa bahwa kalian gak dapat bangun lagi. Lalu dia memperagain, dia sedang jatuh. Sepertinya tidak mungkin dia akan bangung lagi kan? tapi tidak! dia menunjukkan dia bisa. Dia juga memberitahu dia sudah mencoba 100 kali dan dia selalu gagal. Tapi, dia tidak pernah berhenti mencoba dan terus melakukannya hingga akhirnya dia bisa.

Jadi intinya gini, seberat apapun masalah yang kalian hadapi jangan pernah menyerah untuk menyelesaikannya sekalipun itu keliatan mustahil/tidak mungkin. Karena setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Keep spirit!

READ MORE - Nick Vujicic, No Arms, No Legs, No Worries!

Sabtu, 25 Juni 2011

Berani Untuk Mencoba

Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya.

“Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31,104,000 kali selama setahun?”

“Ha?,” kata jam terperanjat,”Mana sanggup saya?”

“Bagaimana kalau 86,400 kali dalam sehari?”

“Delapan puluh enam ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping seperti ini?” jawab jam penuh keraguan.

“Bagaimana kalau 3,600 kali dalam satu jam?”

“Dalam satu jam harus berdetak 3,600 kali? banyak sekali itu” tetap saja jam ragu-ragu akan kemampuan dirinya.

Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara dengan si jam.

“Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak 1 kali dalam 1 detik?”

“Naaaa…Kalau begitu aku sanggup!” Kata jam dengan penuh antusias.

Maka, setelah selesai jam dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti dia telah berdetak sebanyak 31,104,000 kali.

Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas pekerjaan yang terasa begitu berat. Namun sebenarnya kalau kita sudah menjalankannya, kita ternyata mampu. Bahkan yang semula kita anggap impossible untuk dilakukan sekalipun. Jangan berkata “TIDAK” sebelum Anda pernah mencobanya.

Sumber: http://andreasagusw.wordpress.com/2007/11/13/berani-untuk-mencoba/
READ MORE - Berani Untuk Mencoba

Kamis, 02 Juni 2011

BESAR dengan Mimpi

Ada 4 jenis pemimpi dalam kehidupan manusia...

Pertama
Takut bermimpi
Manusia seperti ini hanya sekedar ingin bermimpi, tetapi tidak berani bermimpi. Sebab, ia ingin sukses tetapi tidak berani melangkah untuk mengawali karena takut dengan kegagalan. Kehidupannya dicekam rasa takut dan pesimis. Inilah kelompok manusia yang pengecut. Semoga kita tidak dalam kategori ini

Kedua
Pemimpi masa silam
Ia ingin bermimpi, tetapi mimpinya hal-hal masalalu. Ia selalu dibayang2i kejadian masalalu yang menyakitkan. Biasanya mereka terlalu 'menuhankan' rasionalnya.

Ketiga
Bermimpi kecil
Orang seperti ini biasanya minder dengan kemampuannya yang ia miliki. Golongan seperti ini senang mengecilkan kapasitasnya yang sebenarnya sangat besar.

Keempat
Mimpi indah
Bermimpi dengan penuh strategi dan rancangan. Seakan2 mempersiapkan segala sesuatu yang akan terjadi. Dalam mimpinya selalu memperhitungkan kondisi. Biasanya orang yang seperti ini mampu mengatasi setiap masalah.

Intinya, jangan takut bermimpi. Jika teman atau kerabat anda menganggap anda berlebihan dengan impian anda. Buktikanlah pada mereka bahwa mimpi adalah awal dari sebuah kenyataan.

Burung hidup dengan udara,
tapi dengan udara burung bisa bermasalah.
Ikan hidup dengan air, tapi dengan air ikan bisa bermasalah.
Manusia hidup dengan masalah, tapi dengan masalah manusia akan jadi manusia.
Bukankah layang-layang bisa terbang dengan indah karena
menghadapi tiupan angin
bukan mengikuti kemana angin berhembus!


"Jika anda bisa memimpikannya, berarti anda bisa melakukannya."

-Walt Disney-

Sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8248999
READ MORE - BESAR dengan Mimpi

Rabu, 01 Juni 2011

Impian, Kenyataan dan Harapan!

Dalam hidup setiap manusia dibekali banyak harapan dan impian yang ingin diraih, apalah artinya hidup tanpa sebuah harapan dan impian. Harapan dan impian dalam hidup kita seperti sebuah motor penggerak bagi sendi sendi kehidupan yang kita lakoni. Namun bagaimana sebuah impian mampu menjadi motor penggerak motivator kita? atau malah hidup kita dibayang bayangi halusinasi akan impian yang kita capai. Mari kita simak dulu beberapa gambar dibawah ini.






Setelah Anda melihat deretan gambar diatas, apa yang terpikir dalam benak Anda? Mungkin apa yang kita pikirkan berbeda beda.

Pernahkah kita berandai andai, ” coba kalau saja, andaikata, seumpama…….. saya seperti dia saya akan lakukan ini, saya akan lakukan lebih baik, saya akan lakukan lebih sempurna.

Seringkah kita mencari alasan pembenaran tidak bisa melakukan sesuatu atau gagal karena kondisi kita begini tidak seperti dia yang lebih sempurna.

Andai saja uang saya banyak saya akan lebih banyak beramal dan bersedekah. Andai saja, seumpama semisal dan apapun yang satu arti sama kadang sempat terbesit dalam pikiran kita.

Percayalah Tuhan memberikan keadaan yang terbaik bagi kita seperti yang kita miliki sekarang ini, untuk itu mari kita syukuri apapun keadaan dan pahitnya kondisi yang kita alami sekarang.

Kapan saat tepat kita membuat mimpi menjadi suatu hal yang memacu kekuatan hidup kita lebih maju?

Disinilah letak perbedaan antara sebuah rencana (Planning) dengan sebuah khayalan, sebuah rencana dibuat dengan sistematis dan memperhitungkan waktu kapan kita akan raih step by step, dibarengai dengan sebuah usaha nyata untuk meraihnya. Sedangkan sebuah khayalan hanya terlintas di angan dan tidak diwujudkan secara konkret menjadi sebuah master plan kerja untuk pencapaian.

Berhentilah berkhayal, syukuri yang ada sekarang wujudkan harapan dan impian Anda dalam sebuah planning atau visi hidup yang konkret dan dibarengi usaha pencapaian.

Sumber: http://www.beritaunik.net/renungan/impian-kenyataan-dan-harapan.html
READ MORE - Impian, Kenyataan dan Harapan!